Colo-colo Kanari
Pernahkah anda mendengar ‘Colo-colo Kanari’? Saya yakin bila anda bukan orang Ambon pasti terheran-heran dengan namanya. Saya yang lahir dikota Ambon saja jarang mendengarnya. Apakah ini pertanda kuliner kota Ambon kalah bersaing ditanahnya sendiri atau saya yang kurang resah mencari tahu? Colo-colo kenari merupakan menu pelengkap untuk ikan asar maupun ikan bakar. Pengalaman pertama saya mencicipinya ialah ketika berada di desa Hukurila. Desa indah ditepi pantai Leitimur Selatan. Sepulangnya saya dari pantai dan menuju rumah ‘mama piara’ telah menguar aroma kangkung tumis dan ikan diasar. Benar juga, saat menuruni tangga menuju dapur telah tertata di meja makan sepinggan nasi, sayur kangkung tumis, sambal, dan semangkuk cairan putih. Saya lalu bertanya-tanya ‘apa yang putih-putih itu? Santan ka’pa?”. Lalu saya bertanya “Ma, itu apa?” “itu Colo-colo Kanari Nona, blm pernah makan k?” kata mama piara sedikit terkejut. Tidak menunggu lama saya pun makan dan mencobanya,...