Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2017

Betapa Aku Harus Lebih Sering Bepergian

Betapa aku harus lebih sering bepergian sebab disana rindu bisa kutimbun lalu ia menjadi gunung Betapa aku harus lebih sering bepergian sebab disana kita bisa saling berbicara bila tidak, kita mengalahkan patung bila tidak, tak mungkin ada pendar namamu di kotak masuk Betapa aku harus lebih sering bepergian sebab disana ada kekayaan yang tersembunyi ia sederhana dan bukan gelimang emas Pernahkah kau merasakan yang begitu meneduhkan hatimu semisal gelak tawa ibu-ibu desa yang renyah? tatapan bertanya anak tanpa alas kaki dan betapa ia senang hanya dengan pensil warna pinjaman? Betapa aku harus lebih sering bepergian di tiap malamnya ada namamu ada ketelanjangan dan pengakuan Betapa aku harus lebih sering bepergian karena pulang ialah menujumu dengan menggebu-gebu (karena tidak bisa berada pada dua tempat berbeda sekaligus)

To Travel Is To Live

Gambar
melihat warna pada kuku saya  lalu teringat seorang kawan yang juga ingin warna pada kukunya namun kelak ia tak bisa sholat dan ia memilih sholat melihat bandul kalung ini lalu merutuki diri sendiri saat gambar ini diambil adalah kali terakhir saya melihatnya melihat laut juga ombak yang datang, pergi dan datang lagi mengapa mereka mau saja dipecahkan dan memecahkan? ~ineedanewone