Untuk Usi Theo : Selamat Panjang Umur
Berawal dari sok tahu, asal bunyi dan teman-temannya. Iya. Agustus lalu saya dengan begitu percaya dirinya memberikan selamat ulang tahun kepada Usi Theo. “selamat ulang tahun, maap telat :) “, begitu tulis saya. Setelah berbalasan komentar ternyata saya salah besar, saat itu bukan ulang tahun beliau. Yang berulang tahun adalah Indonesia. Cukup malu saya dengan diri ini. Tetapi beruntung saya dimaafkan dengan permintaan memberikan hadiah pada hari ulang tahun yang tepat. 16 Oktober. Baiklah, sejak saat itu saya punya kurang lebih 1 bulan untuk memikirkan hadiah apa yang akan saya berikan. Cukup pusing saya memikirkannya, sebab saya di Ambon dan Usi Theo di Bandung. Ucapan selamat via postingan di media sosial menjadi terlalu biasa dan telah saya gunakan hampir dua bulan sebelumnya, membungkus kado dan mengirim via JNE dicoret dengan tinta merah sebab mana mungkin meminta alamat dan dengan mudahnya menyiratkan niat saya (sebenarnya karena ongkos kirim yang mahal-hehe...